Tamu Tak Diundang
Hai, ini adalah Blog pertama saya.. Jika ada kata atau kalimat yang membingungkan, harap dimaklumi ya..
Hari ini penanggalan hari ke-15 bulan 7 bulan lunar. Masyarakat etnis Tionghoa mempercayai bahwa bulan ke-7 lunar adalah bulan hantu atau banyak yang bilangnya "Hungry Ghost". Di bulan ke-7 lunar ini, banyak sekali tradisi yang harus dijalan dan dihindari. Tapi, di blog kali ini, aku bukan mau membahas soal tradisi ini (maybe next time aku bahas ya).
Jadi ceritanya, dulu tuh aku takut banget sama hal-hal yg berhubungan dengan makhluk astral. Walau aku gak bisa melihat mereka, tapi tetap aja takut dan kalau orang sekelilingku udah mulai cerita soal hal ini, pasti aku hindari. Tapi sejak tahun lalu (2024), suamiku berpulang ke penciptanya, ketakutanku berkurang, mungkin karena aku merasa Roh/Arwah suamiku ada di sekitarku untuk menjagaku. Sama hal-nya ketika dia masih ada, aku gak pernah merasakan takut jika bersamanya (padahal kita sama-sama gak bisa melihat hal-hal gituan). Setelah suamiku berpulang, aku tuh merasa patah hati banget, yang semula tau semua hal yang dilakukan suamiku, tiba-tiba aku gak tau dia dimana, dia ngapain, dia ngomong apa. (Maaf, di agama aku, ada kepercayaan terhadap Roh orang meninggal, jika di agamamu tidak ada, mohon abaikan saja, jangan karena tulisan saya, kamu jadi stres karena mencocokkan kepercayaan yaa).
Sejak ditinggal suami, aku tuh jadi sering tanya-tanya mengenai suamiku ke teman dan 2 ipar aku yang bisa melihat dan berkomunikasi dengan Roh. Karena tempat tinggal saya dan kakak saya dekat, jadi kami saling berkunjung. Random banget aku tuh tiba-tiba ingat satu potongan kisah aku beberapa minggu yg lalu. Abang iparku merasa ada yg aneh dengan rumahku. Selidik punya selidik, katanya ada "tamu" tak diundang di kamar tidurku, yang katanya adalah Roh anak-anak yg baru passed-away, umurnya sekitar 5 tahun.
Hal pertama yang aku rasakan ketika dia bilang itu bukan takut, tapi lebih ke kasihan anak sekecil itu harus cepat pergi meninggalkan dunia ini. Setelah Abang Ipar sedikit "komunikasi" dengan Roh tersebut, ternyata anak tersebut ketika hidup, pernah mendapat makanan dari saya. (saya memang sering berbagi makanan ke orang-orang tak mampu di sekitaran rumah).
Cerita ini saya bagikan bukan untuk menakuti kalian. Jangan ada dipikiran kalian, kalau sudah kasih/berbuat sesuatu, nanti bakal dikunjungi oleh mereka ketika passed-away. GAK yaaa, ini juga Roh-nya random banget berkunjung ke aku, mungkin ketika dia hidup, aku memberikan kesan tak terlupakan untuk dia (cee-elaaahhh). Jadi ketika dia passed-away, dia "berkunjung" untuk say thank-you.
Tetap berbuat baik, dimanapun kita berada, apapun yang kita lakukan. Karena kita tidak tau, hal kecil bagi kita, bisa menjadi hal tak terlupakan oleh orang lain.
Sehat selalu para orang baik diluar sana, semoga banyak diantara pembaca yang tergerak hatinya untuk selalu berbuat kebaikan.
Komentar
Posting Komentar